Monday, February 27, 2017

MAMPU TAKLUKAN HARIMAU DENGAN KESABARAN

pustaka online | 12:14 AM | | Be the first to comment!
 MAMPU TAKLUKAN HARIMAU DENGAN KESABARAN 


Alkisah, dua orang lelaki berkawan akrab. Nama mereka masing-masing, katakan saja adalah Sulaiman dan Ismail. Mereka sama-sama orang yang shaleh. Karena tempat yang berjauhan maka tidak memungkinkan mereka untuk selalu bertemu. Tetapi ada kebiasaan diantara mereka, untuk bertemu sekali dalam setahun. Sulaiman yang jauh tempatnya selalu datang bertamu kerumah Ismail.

Sebagaimana kebiasaan, suatu hari Sulaiman datang berkunjung kerumah sahabatnya itu. Waktu sampai ia mendapati pintu rumah Ismail sedang tertutup rapat-rapat. Ia kemudian mengetuk pintu itu. Setelah beberapa kali ketukan, terdengar ada suara sahutan istri sahabatnya dari dalam rumah. "Siapakah itu yang mengetuk-ngetuk pintu ?"
"Aku, saudara suamimu. Aku datang ke mari untuk mengunjunginya hanya karena Allah SWT semata."
"Oh………..???????? Dia sedang ke luar pergi mencari kayu bakar. Mudah-mudahan saja ia tidak kembali lagi !"

Begitu jawab istri tuan rumah. Mendengar jawaban seperti itu heran bercampur dongkol meliputi diri Sulaiman. Belum hilang herannya, ia masih lebih kaget lagi. Si istri tersebut masih menggumamkan kata-kata makian kepada Ismail, sang suami.

Sulaiman dipersilahkan duduk diberanda dan kemudian mereka bercakap-cakap. Tak lama kemudian datang Ismail. Ia terlihat menuntun seekor harimau yang dipunggungnya terdapat seikat kayu bakar. Begitu ,melihat ada sahabatnya, Ismail langsung mendekatinya sambil mengucapkan salam kehangatan.

Kayu bakar kemudian diturunkan dari punggung harimau. Ismail sejurus kemudian berkata kepada harimau itu. "Sekarang pergilah kamu mudah-mudahan Allah SWT memberkatimu!".

Langsung saja Ismail mengajak Sahabatnya masuk kedalam rumah. Sementara mereka bercakap-cakap terdengar suara sang istri yang terus-terusan saja memaki-maki sang suami dengan suara bergumam. Sang suami yang shaleh itu diam saja. Dalam hatinya Sulaiman heran dan campur takjub akan kesabaran sahabatnya. Meskipun istrinya terus saja memaki-maki dirinya ia tetap tidak memperlihatkan muka kebencian. Setelah puas bercakap-cakap pulanglah sahabat dengan menyimpan rasa kekaguman kepada sahabatnya yang sangggup menahan rasa marahnya menghadapi istrinya yang begitu cerewet dan berlidah panjang. Setahun berlalu sudah. Sebagaimana kebiasaan, kembali Sulaiman mengunjungi rumah sahabatnya itu. Waktu sampai didepan pintu dan ia mengetuk pintu itu. Dari dalam terdengar langkah-langkah kaki wanita dan setelah pintu terbuka terlihat wajah istri sahabatnya yang dengan senyum ramah menyapa.
"Tuan ini siapa ,ya ?"
"Aku adalah sahabat suamimu. Kedatanganku ini adalah semata untuk mengunjunginya."
"Oh……????? Selamat datang Tuan !"

Sapaan istri sahabatnya begitu ramah sambil mempersilahkan sang tamu untuk masuk kedalam rumah dengan penuh keramahan. Terasa begitu teduh dihati. Tak lama kemudian sahabatnya Ismail datanng. Ia kelihatan menenteng seikat besar kayu bakar diatas kepalanya. Segera mereka terlibat perbincangan serius. Sempat sang tamu menanyakan beberapa hal yang ia herankan perihal keadaan tuan rumah yang menurutnya ada perbedaan dengan suasana setahun yang lalu. Tamu menanyakan bagaimana ia mampu menaklukan seekor harimau, yang binatang buas itu sehingga mau memanggul kayu bakarnya. Mengapa ia sekarang tidak bersama-sama dengan binatang itu. Mana harimau itu ?

"Ketahuilah, saudaraku. Istriku yang dahulu berlidah panjang itu sudah meninggal. Sedapat mungkin aku berusaha bersabar atas perangai buruknya, sehingga Allah SWT memberi kemudahan diriku untuk menundukkan seekor harimau sebagaimana yang engkau lihat sendiri. Semuanya terjadi lantaran kesabaranku kepadanya. Lalu aku menikah lagi dengan perempuan yang sholihah ini. Aku sangat gembira mendapatkannya, maka harimau itupun dijauhkan dari diriku. Aku memanggul sendiri kayu bakar sekarang lantaran kegembiraanku."
read more...

Sunday, February 19, 2017

Memandang Ujian Allah swt

pustaka online | 12:39 PM | | Be the first to comment!
Memandang Ujian Allah swt


Memandang Ujian Allah swt dari sudut pandang lain ;

MENGAPA ????

 KENAPA AKU DIUJI?
 Surah Al-Ankabut ayat 2-3
 Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja)  mengatakan:"Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji  lagi?  Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum  mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang  yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang  yang dusta.

 KENAPA AKU TIDAK MENDAPATKAN APA YANG AKU IDAM-IDAMKAN?
 Surah Al-Baqarah ayat 216
 Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik  bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu
 padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui , sedang  kamu tidak mengetahui.

 KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
 Surah Al-Baqarah ayat 286
 Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

 RASA FRUSTASI?
 Surah Al-Imran ayat 139
 Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu  bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling
 tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.

 BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA?
 Surah Al-Imran ayat 200
 Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan  kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di
 perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya  kamu beruntung.
 Surah Al-Baqarah ayat 45
 Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan  sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi
 orang-orang yang khusyu',

 APA YANG AKU DAPAT DARI SEMUA INI?
 Surah At-Taubah ayat 111
 Sesungguhnya All ah telah membeli dari orang-orang mu'min,  diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk
 mereka.

 KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
 Surah At-Taubah ayat 129
 Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal

 AKU TAK DAPAT BERTAHAN LAGI!!!!!
 Surah Yusuf ayat 87
 dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah,
 melainkan kaum yang kafir.


 Surah An-Nisaa' ayat 86
 Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka  balaslah penghormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah
 (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu.
 

 Pesan Hasan Al-Banna:
 "Sesungguhnya amanah yang ada itu lebih banyak dari waktu  yang tersedia, untuk itu bantulah saudaramu dalam  menyelesaikannya serta sederhanakanlah apa yang bisa  disederhanakan"
 
read more...

Kisah Pasir dan Batu

pustaka online | 12:34 PM | | Be the first to comment!
Kisah Pasir dan Batu

Dua orang pengembara sedang melakukan perjalanan. Mereka tengah
melintasi padang pasir yang sangat luas. Sepanjang mata memandang hanya ada pasir membentang.

Jejak-jejak kaki mereka meliuk-liuk di belakang. Membentuk kurva yang berujung di setiap langkah yang mereka tapaki. Debu-debu pasir yang beterbangan memaksa mereka berjalan merunduk.

Tiba-tiba badai datang. Angin besar menerjang mereka. Hembusannya membuat tubuh dua pengembara itu limbung. Pasir beterbangan disekeliling mereka. Pakaian mereka mengelepak, menambah berat langkah mereka yang terbenam di pasir. Mereka saling menjaga dengan tangan berpegangan erat. Mereka mencoba melawan ganasnya badai.

Badai reda, tapi musibah lain menimpa mereka. Kantong bekal air minum mereka terbuka saat badai tadi. Isinya tercecer. Entah gundukan pasir mana yang meneguknya. Kedua pengembara itu duduk tercenung, menyesali kehilangan itu. "Ah..,tamatlah riwayat kita," kata pengembarapertama. Lalu ia menulis di pasir dengan ujung jarinya. "Kami sedih. Kami kehilangan bekal minuman kami di tempat ini."

Kawannya, si pengembara dua pun tampak bingung. Namun, mencoba tabah. Ia membereskan perlengkapannya dan mengajak kawannya melanjutkan perjalanan. Setelah lama menyusuri padang pasir, mereka melihat ada oase di kejauhan. "Kita selamat," seru salah seorang di antara mereka. "Lihat, ada air di sana."

Dengan sisa tenaga yang ada, mereka berlari ke oase itu. Untung,
bukan fatamorgana. Benar-benar sebuah kolam. Meski kecil tapi airnya cukup banyak. Keduanya pun segera minum sepuas-puasnya dan mengisi kantong air. Sambil beristirahat, pengembara pertama mengeluarkan pisau genggamnya dan memahat di atas sebuah batu. "Kami bahagia. Kami dapat melanjutkan perjalanan karena menemukan tempat ini."

Pengembara kedua heran. "Mengapa kini engkau menulis di atas batu, sementara tadi kau menulis di pasir ?"
Yang ditanya tersenyum. "Saat kita mendapat kesusahan, tulislah semua itu di atas pasir. Biarkan angin keikhlasan membawanya jauh dari ingatan. Biarkan catatan itu hilang bersama menyebarnya pasir ketulusan.
Biarkan semuanya lenyap dan pupus," jawabnya dengan bahasacukup puitis. "Namun, ingatlah saat kita mendapat kebahagiaan.
Pahatlah kemuliaan itu di batu agar tetap terkenang dan membuat kita bahagia. Torehlah kesenangan itu di kerasnya batu agar tak ada yang dapat menghapusnya. Biarkan catatan kebahagiaan itu tetap ada.Biarkan semuanya tersimpan."

Keduanya bersitatap dalam senyum mengembang. Bekal air minum telah didapat, istirahat pun telah cukup, kini saatnya untuk melanjutkan perjalanan. Kedua pengembara itu melangkah dengan ringan seringan angin yang bertiup mengiringi.

Teman, kesedihan dan kebahagiaan selalu hadir. Berselang-seling
mewarnai panjangnya hidup ini. Keduanya mengguratkan memori di
hamparan pikiran dan hati kita. Namun, adakah kita bersikap seperti pengembara tadi yang mampu menuliskan setiap kesedihan di pasir agar angin keikhlasan membawanya pergi ? Adakah kita ini sosok tegar yang mampu melepaskan setiap kesusahan bersama terbangnya angin ketulusan ?

Teman, cobalah untuk selalu mengingat setiap kebaikan dan kebahagiaan yang kita miliki. Simpanlah semua itu di dalam kekokohan hati kita agar tak ada yang mampu menghapusnya. Torehkan kenangan bahagia itu agar tak ada angin kesedihan yang mampu melenyapkannya. Insya Allah, dengan begitu kita akan selalu optimis dalam mengarungi panjangnya hidup ini.
 
read more...

Kesalahan Baca AL-FATIHAH

pustaka online | 12:24 PM | | | Be the first to comment!
MOHON KOREKSI JIKA ADA KESALAHAN DARI STATEMENT INI...
NAMA SYAITAN DALAM AL-FATIHAH


 Al-Fatihah adalah satu rukun dalam solat, apabila cacat
bacaannya maka rusaklah solat. Oleh itu perbaikilah bacaannya
dengan ilmu tajwid. Bukan setakat bacaannya saja rusak malah
kita menyebut nama syaitan didalam solat kita.

Berikut diperturunkan nama syaitan laknat yang wujud didalam
Al-Fatihah, sekiranya kita tidak berhati hati.

Nama syaitan;
1. DU LI LAH (bila dibaca tiada sabdu) sepatutnya DULILLAH
2. HIR ROB (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya HI ROB
3. KIYYAU (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya KI YAU
4. KANNAK (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya KA NAK
5. KANNAS (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya KA NAS

SIROTHOLLAZI............. sehingga habis hendaklah
dibaca tanpa henti
AMIN ...............hendaklah mengaminkan Al-Fatihah dengan
betul yaitu  AA......dua harakat, MIN .... 3 harakat,
semoga Amin kita bersamaan dengan Amin malaikat .....  Insya-Allah.
semoga kita menjadi orang yang sentiasa memperbaiki bacaannya.



Perhatian;
Sebarkan hukum Allah walaupun satu ayat semoga kita mendapat
rahmatNya, Insya-Allah.
read more...

Berhati-hati Dalam Memilih Teman

pustaka online | 12:17 PM | | Be the first to comment!
Berhati-hati Dalam Memilih Teman


Cinta seorang Muslim kepada saudaranya yang dilakukan karena Allah Subhanahu wataala adalah buah iman dan akhlaq yang baik.

Cinta itu adalah pagar penjaga Allah untuk hati seorang hamba, dan Allah meningkatkan iman padanya agar tidak pudar dan melemah.

Nabi Shalallahu Alaihi Wassallam bersabda:

“ Pengikat tererat Iman itu adalah engkau mencintai karena Allah, dan engkau membenci karena Allah”. (H.R. Imam Thabrani dalam Mu jam Al Kabir, Hadits ke-11537).

Orang-orang yang dipilih untuk mendapatkan cinta harus punya kejelasan dan tujuan yang bermanfaat bagi seseorang dalam hal agama, dunia dan akhiratnya.
Oleh sebab itu memilih teman merupakan hal yang sulit dan pelik dan memerlukan taufik.

Seseorang yang berakal tidak layak bersahabat dengan setiap orang yang dijumpai, karena manusia itu makhluq yang saling mempengaruhi.

Salah memilih sahabat akan membawanya kepada akibat kerugian dan
penyesalan.

Ibn. Hajar Rahimahullah berkata : “ Tidak selayaknya seseorang menyepele-kan dalam memilih orang yang pantas untuk dijadikan sahabat “.



Rasulullah Shalallahu alaihi Wassalam bersabda :

“ Seseorang tergantung pada agama rekan dekatnya. Untuk itu, hendaknya salah seorang diantara kalian melihat siapa yang ia jadikan sebagai sahabatnya”.

(H.R. Abu Daud, hadits 4833, juga Imam Tirmidzi, Hadits 2379 Juz 7 hal 111 hadits hasan gharib. Al-Albani mentashihnya dalam Shahih Sunan Abu Daud, Hadits ke- 4046, Juz.3, hal 917).
 
read more...

15 Azab Bagi Orang Yang Meninggalkan Sholat

pustaka online | 12:10 PM | | | Be the first to comment!
BALASAN MENINGGALKAN SOLAT 

  Diriwayatkan bahwa suatu hari Rasulullah S.A.W sedang duduk bersama para sahabat, kemudian datang seorang pemuda masuk ke dalam masjid dengan menangis.
  Ketika Rasulullah S..A.W melihat pemuda itu menangis maka baginda pun berkata, "Wahai anak muda kenapa kamu menangis?"
 Orang muda itu menjawab, "Ya Rasulullah S.A.W, ayah saya telah meninggal dunia dan tidak ada kain kafan serta tidak ada orang yang mau memandikannya !."
     
  Lalu Rasulullah S.A.W memerintahkan Abu Bakar r.a. dan Umar r.a. ikut orang muda itu untuk melihat masalahnya. Setelah mengikuti orang itu, maka Abu Bakar r.a dan Umar r.a. mendapati bahwa ayah orang muda itu telah bertukar rupa menjadi seekor babi hitam, maka merekapun segera kembali dan memberitahu Rasulullah S.A.W,
  "Ya Rasulullah S.A.W, kami lihat mayat ayah orang ini bertukar rupa menjadi babi hutan yang hitam."

   Kemudian Rasulullah S.A.W dan para sahabat pun pergi ke rumah orang muda dan baginda pun berdoa kepada Allah S.W.T, kemudian mayat itu pun bertukar bentuk menjadi manusia. Lalu Rasulullah S.A.W dan para sahabat mensholatkan mayat tersebut.

   Ketika mayat itu hendak dikebumikan, maka sekali lagi mayat itu berubah menjadi babi hutan yang hitam, maka Rasulullah! S.A.W pun bertanya kepada pemuda itu,  "Wahai orang muda, apakah yang telah dilakukan oleh ayahmu sewaktu dia masih hidup?"
Berkata orang muda itu, "Sebenarnya ayahku ini tidak mau mengerjakan sholat."
   Kemudian Rasulullah S.A.W bersabda,  "Wahai para sahabatku, lihatlah keadaan orang yang meninggalkan sembahyang. Di hari kiamat nanti akan dibangkitkan oleh Allah  S.W.T seperti babi hutan yang hitam."
  Di zaman Abu Bakar r.a ada seorang lelaki yang meninggal dunia dan sewaktu mereka menyembahyanginya tiba-tiba kain kafan itu bergerak. Ketika mereka membuka kain kafan itu mereka melihat ada seekor ular sedang membelit leher mayat tersebut serta memakan daging dan menghisap darah mayat. Lalu mereka mencoba membunuh ular itu. Ketika mereka mencoba untuk membunuh ular itu, maka berkata ular tersebut, "Laa ilaaha illallahu Muhammadur Rasulullah, mengapakah kamu semua mau membunuhku? Aku tidak berdosa dan aku tidak bersalah. Allah S.W.T yang memerintahkan kepadaku supaya menyiksa-nya sehingga sampai hari kiamat.
  " Lalu para sahabat bertanya, "Apakah kesalahan yang telah dilakukan oleh mayat ini?"
  Berkata ular tsb , "Dia telah melakukan tiga kesalahan, di antaranya :

1.    Apabila dia mendengar azan, dia tidak mau datang untuk      sembahyang berjamaah.
2.    Dia tidak mau keluarkan zakat hartanya.
3.    Dia tidak mau mendengar nasihat para ulama.

Maka inilah balasannya.

DEMIKIANLAH SAUDARA-SAUDARA SESAMA MUSLIM, SEMOGA CERITA DIATAS MENJADI PELAJARAN BAGI KITA SEMUA KARENA SESUNGGUHNYA KITA HARUS SALING MENGINGATKAN UNTUK BERBUAT KEBAIKAN

Wassalammu’alaikum Wr. Wb.
      ......
read more...

AL-QUR'AN SEBAGAI PEMBELA DI HARI AKHIRAT

pustaka online | 11:55 AM | | Be the first to comment!
AL-QUR'AN SEBAGAI PEMBELA DI HARI AKHIRAT


Abu Umamah r.a. berkata : "Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur'an, setelah itu Rasulullah S.A.W
memberitahu tentang kelebihan Al-Qur'an." Telah bersabda Rasulullah
S.A.W : Belajarlah kamu akan Al-Qur'an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya."

Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, " Kenalkah kamu kepadaku?" Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : "Siapakah kamu?"

Maka berkata Al-Qur'an : "Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari." Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur'an itu :
"Apakah kamu Al-Qur'an?" Lalu Al-Qur'an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca menghadap Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan ditangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya. Pada kedua ayah dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya: "Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?"

Lalu dijawab : "Kamu diberi ini semua karena anak kamu telah mempelajari Al-Qur'an."
read more...

4 Amalan Baik Sebelum Tidur

pustaka online | 11:52 AM | | | Be the first to comment!
4 HAL SEBELUM TIDUR


MENCARI ILMU

4 PERKARA SEBELUM TIDUR

( Tafsir Haqqi )
Rasulullah berpesan kepada Aisyah ra :   "Ya Aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara, yaitu :


1.     Sebelum khatam Al Qur'an,
2.     Sebelum membuat para nabi memberimu syafaat di hari akhir,
3.     Sebelum para muslim meridloi kamu,
4.     Sebelum kaulaksanakan haji dan umroh....

"Bertanya Aisyah :

"Ya Rasulullah.... Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?"
Rasul tersenyum dan bersabda :  "Jika engkau tidur bacalah : Al Ikhlas tiga kali seakan-akan kau mengkhatamkan Al Qur'an. 
Membacalah sholawat untukku dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafaat di hari kiamat.

Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meredloi kamu.

Dan,perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir maka
seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umroh
Sekian untuk ingatan kita bersama.
 
read more...

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

 
Copyright © 2017 PUSTAKA ONLINE • All Rights Reserved.